Seller yang terdampak biaya marketplace
Tambahkan kanal penjualan langsung sambil tetap menghitung biaya pembayaran, domain, pengiriman, dan operasional secara transparan.
Alternatif marketplace untuk seller
Marketplace tetap berguna untuk menemukan pembeli, tetapi seller juga dapat membangun kanal penjualan sendiri. Gunakan website jualan bermerek sendiri untuk mengatur katalog, checkout, pembayaran, ongkir, promo, dan hubungan pelanggan dengan lebih leluasa.
Cocok untuk siapa?
Tambahkan kanal penjualan langsung sambil tetap menghitung biaya pembayaran, domain, pengiriman, dan operasional secara transparan.
Bangun hubungan pelanggan, follow-up, dan repeat order dari kanal yang dikelola bisnis sendiri.
Susun halaman, koleksi, promo, dan pengalaman belanja sesuai identitas brand, bukan template marketplace yang seragam.
Cara kerja singkat
Pertahankan kanal yang sudah menghasilkan order, lalu siapkan toko sendiri sebagai kanal tambahan.
Susun produk, jasa, stok, harga, pembayaran, dan pengiriman pada website jualan sendiri.
Gunakan link bio, WhatsApp, media sosial, kemasan, dan campaign untuk memperkenalkan toko milik brand.
Mengurangi ketergantungan pada satu kanal dan perubahan kebijakan platform.
Membangun brand dengan domain, tampilan, promo, dan pengalaman belanja sendiri.
Menyimpan riwayat order serta data pelanggan untuk layanan dan repeat order.
Menjual produk fisik, digital, jasa, rental, sewa, event, dan booking dari satu toko.
Buat dan perbarui website jualan tanpa harus membangun sistem dari nol.
Hubungkan katalog dengan pembayaran, ongkir, order, dan notifikasi pelanggan.
Gunakan CRM, WhatsApp, affiliate, landing page, serta AI commerce untuk mengembangkan pelanggan sendiri.
Informasi penting sebelum pakai
Toko online sendiri bukan pengganti traffic marketplace secara otomatis; seller tetap perlu mendatangkan pengunjung.
Bandingkan biaya total, termasuk domain, payment gateway, pengiriman, iklan, dan waktu operasional.
Gunakan marketplace dan toko sendiri sesuai fungsi masing-masing agar perpindahan kanal tidak mengganggu penjualan.
Hasil yang bisa dikejar
Salah satu alternatifnya adalah membangun toko online sendiri yang memiliki katalog, checkout, pembayaran, pengiriman, dan data pelanggan. Toko sendiri juga bisa digunakan bersama marketplace.
Bisa, melalui website toko online, WhatsApp, media sosial, link in bio, landing page, komunitas, dan iklan. Seller tetap perlu menyiapkan strategi untuk mendatangkan traffic dan membangun kepercayaan.
Tergantung model bisnis dan volume penjualan. Hitung biaya langganan, domain, payment gateway, pengiriman, iklan, serta operasional lalu bandingkan dengan seluruh biaya marketplace.
Tidak. Pendekatan yang lebih aman adalah menggunakan marketplace untuk jangkauan dan toko sendiri untuk brand, pelanggan, campaign, serta repeat order.
Pelajari juga